Rabu, 25 September 2013

Cara mempresentasikan diri di hadapan klien

Dengan anggapan kamu sudah meluangkan waktu untuk meneliti pasar yang cukup kamu pahami secara mendalam, sekarang gilirannya kamu belajar cara untuk menempatkan dirimu ke dalam pasar kerja tersebut.

Pertama-tama kamu harus memfokuskan diri pada apa yang kamu bisa.

Sebagian orang terlahir dengan bakat yng begitu nyata. Mereka lahir dengan anugerah, yang mana karena sifat alamiahnya membuat mereka dikenal oleh dunia.

Kita pernah mendengar nama orang besar seperti Einstein, Mozart, Bill Gates dan yang lainnya.

Sebagian besar dari kita bukanlah orang yang jenius seperti mereka. Namun begitu, penting diingat bahwa setiap orang itu cakap dalam suatu hal. Sebagian orang cakap dalam berhitung. Yang lain cenderung lebih kreatif.

Pikirkanlah hal yang bisa kamu lakukan. Lebih penting lagi, pikirkan hal-hal yang kamu suka melakukannya dan cukup cakap dalam hal itu. Dalam bidang apa kamu menonjol ketika kamu di sekolah?

Tuliskan kecakapan yang melekat dengan dirimu dari lahir. Setelah kamu menemukan kacakapan alamiahmu kamu akan memiliki titik awal dimana kamu bisa mulai menciptakan karirmu dalam kerja freelance. Kecakapan inilah yang kamu ingin orang lain tahu ketika kamu membuat resume / daftar riwayat hidup.

Disamping kecakapan-kecakapan alamiah atau bakatmu sejak lahir, pikirkan pula kecakapan yang kamu dapat sepanjang hidupmu.

Buatlah sebuah daftar akan kecakapan-kecakapan itu. Bisa jadi kamu mempelajarinya ketika masih SMA, ketika sedang kuliah atau ketika sedang kursus.

Apakah kamu pernah mendapat sertifikasi dalam lapangan tertentu? Biasanya ini berupa sertifikasi kelulusan atau pencapaian. Tambahkan pula setiap ijazah yang kamu dapat. Nggak penting dari mana kamu mendapat ijazah itu. Tapi tentu saja akan sangat mengesankan jika kamu memperoleh gelar dari UGM, ITB walaupun itu juga gak perlu sih.

Sambil kamu mengembangkan resume-mu dan memulai karir bisa jadi itu juga adalah kesempatan untuk memikirkan tentang pendidikan-pendidikan di wilayah lain. Lagi-lagi, ini adalah kebebasan untuk mengatur waktu anda sendiri sebagai freelancer yang akan memberimu waktu yang kamu perlukan untuk melakukan hal-hal seperti memperbaikin pendidikanmu. Keuntungan lain dari teknologi modern adalah program-program pembelajaran jarak jauh dimana kamu bisa belajar secara online untuk mendapatkan mendapatkan ijazah atau sertifikat.

Luangkan sedikit waktu untuk memikirkan bagaimana kamu bisa mengembangkan kecakapanmu untuk membuat kemajuan karirmu semakin tinggi. Sebagai seorang freelancer kamulah yang memegang kendali.

Daftar berikutnya yang harus kamu buat adalah daftar pengalaman
yang telah mengajarimu kecakapan itu sepanjang hidupmu. SErtakan pekerjaan-pekerjaan yang pernah kamu lakukan di masa lalu. Jangan batasi diri dengan pekerjaan-pekerjaan yang dibayar saja. Tambahkanlah ke daftar ini kerja-kerja sukarela yang pernah kamu lakukan. Apakah kamu pernah mengkoordinasi sukarelawan; apakah kamu pernah ikutan cari dana; apakah kamu pernah menulis artikel tentang acara yang kamu buat; perencanaan macam apa yang pernah kamu buat sebagai seorang sukarelawan? Pengalaman dapat memperkuatan daya jualmu di hadapan klien. Mereka ingin tahu kalau kamu punya pengalaman untuk menyelesaikan pekerjaan yang mereka minta.

Katakanlah kamu diminta untuk menulis sebuah artikel mengenai anjing. Pengalamanmu bekerja sukarela di tempat penipan anjing selama empat tahun bisa memberi tambahan yang dibutuhkan untuk memenangkan pekerjaan itu.

Buatlah daftar pengalamanmu satu langkah lebih jauh. Setiap pekerjaan memberimu pengalaman yang luas dalam pekerjaan yang diberikan. Tuliskan sebuah deskripsi pekerjaan mengenai pekerjaan tertentu yang pernah kamu lakukan dan perhatikan baik-baik pada semua kecakapan yang pernah kamu gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Sebagai contoh, kamu pernah bekerja sebagai flight attendant. Pengalaman ini berarti bahwa kamu memiliki kecakapan sebagai berikut:

Terorganisir -- mampu membuat orang berada di tempat yang seharusnya sesuai jadwal

Koordinasi -- mampu berbicara di depan pilot juga di depan penumpang

Fleksibel -- mampu bekerja dalam situasi krisis dan mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan individual setiap orang

Cakap berkomunikasi -- mampu menyampaikan informasi.

Kamu paham, kan?

Tingkatkan semua pengalamanmu menjadi kecakapan yang bisa dijual. Dengan begitu kamu berada di jalur yang tepat untuk mempresentasikan jasamu kepada klien potensial.

Yang patut diingat adalah bahwa resume / CV mu itu bukanlah dokumen yang stagnan atau tidak berubah. Ia adalah dokumen yang selalu tumbuh berkembang. Begitu kamu mendapatkan pengalaman sebagai seorang freelancer kamu akan menambahkan pengalaman pengalaman baru itu ke dalam daftar kecakapanmu. Juga, kamu akan ingin meningkatkan deskripsi dari kecakapan tertentu untuk pekerjaan tertentu pula.

Ini tidak berarti bahwa kamu harus membikin-bikin hal itu. yang saya maksud kamu mungkin tidak mau menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengelaborasi pengalaman-pegalamanmu bekerja sebagai relawan di sebuah tempat penitipan hewan jika kamu sedang mencoba untuk mendapatkan pekerjaan menulis mengenai perbaikan komputer. Klien "Cara membuat anjing patuh" saja yang akan tertarik dengan pengalamanmu di tempat penitipan itu.

Dengan kata lain, susun dan sesuaikanlah informasimu untuk klien individual dan pekerjaan tertentu.

Jangan melebih-lebihkan. Jujur sajalah, tapi juga harus agresif ketika mempresentasikan kecakapanmu. Seorang klien dapat segera mengenali kalau kamu bilang kamu cakap tentang sesuatu padahal tidak. Hal itu akan membuatmu kehilangan pekerjaan, dan  yang lebih buruk lagi, hal itu akan merusak reputasi dan nama baikmu.

Sisihkan waktu untuk membuat resume orisinil. Seorang klien tidak akan begitu tertarik dengan pekerjaanmu sebagai tukang sampah bila dibandingkan dengan kemampuanmu untuk berbicara tentang produk-produk kebersihan terbaik dipasar beserta alasannya.

Produk dan jasa yang sedang kamu jual di pasar kerja freelance adalah dirimu sendiri! Kamu harus menjual dirimu.

Komponen apa saja yang harus ada dalam paket penjualmu ?

Pertama yang kamu perlu adalah selembar informasi pribadi. Kamu tidak perlu membuat klien bosan dengan fakta-fakta yang tidak perlu yang biasanya ada di resume tradisional. Alih-alih, perhatikan baik-baik pada harga. Kamu sedang mencoba menjual jasamua kepada klien. Kamu harus meyakinkan mereka kenapa kamu adalah pilihan terbaik.

Mulailah dengan lingkup kecakapan dasar karena kamu ingin mereka segera memahami tentang kemampuanmu. Ingat, klien itu ingin tahu kenapa kamu adalah pilihan terbaik untuk pekerjaan itu.

Jika klien mu itu tertarik, mereka akan melihat ke bagian bawah halaman untuk mendapatkan informasi kontakmu. Informasi ini harus cukup dalam satu halaman. Pastikan resume anda akurat dan gigih. Jika kepanjangank, calon klien bisa kehilangan minat.

Langsung saja ke intinya. Gunakan kata kunci dalam deskripsi pekerjaan. Sebagai contoh, jika dalam deskripsi pekerjaan dikatakan "kami membutuhkan orang yang memiliki pengalaman editi, yang bisa bekerja dengan baik di bawah tekanan, dan bertanggung jawab untuk menepati deadline", gunakan kata-kata ini dalam resume-mu ketika kamu memaparkan kecakapanmu.

Halaman kedua dan selanjutnya haruslah berupa daftar klien. Surat-surat referensi dari mereka adalah darah hidupmu. Hal tersebut dapat membuat klien potensial kamu terkesan karena kamu pernah mengerjakan pekerjaan macam ini sebelumnya.

Ingat, daftar ini harus terus tumbuh, karena itu perbaharuilah selalu. Daftarkan klien dan pekerjaan yang paling mengesankan di  urutan petama. Daftar ini harus menyertakan sedikit deskripsi dari tipe pekerjaan yang pernah kamu lakukan bagi klien tersebut. Ini akan memberikan pemahaman yang jelas bagi orang yang membacanya tentang pekerjaan yang telah kamu selesaikan di masa lalu.

Di bagian akhir resume-mu harus menyertakan umpan balik dari pelanggan terdahulu. Selalu mintalah agar klien menuliskan rekomendasi untuk kamu. Kebanyakan orang akan mengabulkannya.

Umpan balik positif bisa membuat  calon-calon pelangganmu terkesan. Hal itu pula yang bisa mengunci kesepakatan kerjasama.

Penting bagimu untuk menyimpan contoh-contoh pekerjaanmu. Ini bisa berarti gambar-gambar, contoh tulisan, desain web atau apa saja yang anda freelance-kan. Sebuah portofolio bisa membuat anda melejit dan menonjol karena seringkali klien ingin melihat contoh dari hasil kerjamu. Beberapa layanan online akan memberi mu ruang untuk menerbitkan portofolio.

Begitu kamu memiliki semua komponen ini dalam resume-mu, ikatlah semua dengan sebuah surat lamaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika anda merasa tulisan-tulisan di blog ini berguna, silahkan tinggalkan komentar Anda.